Reformasi

July 14th, 2008 by jope

Kata reformasi bukanlah kata yang asing untuk kita semua. Bahkan sekarang ini orang bilang era reformasi. Sejak Amin Rais bersama mahasiswa menggulingkan tokoh Orde Baru di tahun 1998, maka bola reformasi mulai bergulir. Tapi sayangnya Reformasi sekarang ini bagaikan bola api yang ditendang tanpa arah karena panasnya. Oleh karena demikian panasnya tidak ada seorangpun yang dapat mengatur arah reformasi ini dengan benar. Semua hanya pintar berkomentar seperti komentator sepakbola, berkomentar seperti penonton sepakbola laiknya pemain profesional, tapi sayangnya nendang bolapun belum pernah.

Tengoklah disekitar kita begitu banyaknya pemain reformasi, tapi tak satupun bisa menendang bola reformasi karena panasnya. Mereka tidak menyadari dan seakan hilang akal untuk dapat dapat menggiring bola reformasi pada tujuan akhir yang didambakan.

Mengapa demikian?

Reformasi sudah terlebih dahulu dibakar oleh api dendam yang membara dari penggagas reformasi sehingga tidak ada yang tau dan tidakseorangpun tau bagaimana bentuk bola reformasi itu, mau diarahkan kemana dan bahkan penggagas sendiripun sudah lupa bagaimana wujud reformasi itu dan mau kemana diarahkan. Sudah terlanjur merah membara oleh dendam.

Masih mungkinkah  bola reformasi itu dikenali bentuknya, diketahui tujuan akhirnya?

Jawabnya iya, tapi waktunya sulit ditentukan.  Sekarang biarkanlah bola reformasi itu diam , jangan ditendang tanpa arah  dan kita semua sebagai pemainnya mencari jalan untuk memadamkan segera api reformasi yang kadung terbakar oleh dendam. Siram dengan hati yang jernih, siram dengan air sorgawi yang memadamkan api reformasi kebencian dan memberi kesejukan dihati para pemainnya.

Setiap pemain kembali dalam kehidupannya masing-masing, merenung untuk mencari pencerahan hati , memadamkan api dendam dalam diri setiap pemain. Setelah semua pemain tenang, berkumpul kembali dalam lingkaran bola reformasi yang sudah dingin, diamati kembali hendak kemana akan digelindingkan kembali bola reformasi itu.

Mungkin ndak ya???????

Kejujuran

July 14th, 2008 by jope

Masihkah diperlukan kejujuran pada era sekarang ini dimana orang berlomba-lomba mencari yang terbaik untuk masa depannya dengan berbagai cara. Sebuah kata yang masih sangat relevan pada dunia sekarang ini dan tetap diperlukan. Sebuah kejujuran merupakan harta yang amat berharga dan setiap insan didunia ini mempunyai harta yang sangat berharga. Tapi sayangnya kejujuran yang telah diberikan pencipta secara cuma-cuma kepada setiap pribadi tidak dipelihara dengan baik. Malah cenderung diabaikan demi tujuan hidup yang instant. Mari kita renungkan bersama. Apakah setiap kita masih ada kejujuran itu dalam kehidupan kita. 100% kah, atau tinggal 75% atau 50% kah. Kejujuran yang diberikan secara cuma-cuma mari kita tengok kembali, cari kembali apabila kita telah menempatkannya pada tempat yang tersembunyi. Ambil dan bersihkan kembali agar bersinar menguasai segenap kehidupan kita pribadi lepas pribadi. Sehingga dengannya hidup kitapun bersinar walaupun sekeliling kita gelap, kita tetap bersinar. Walaupun sinar itu berusaha ditutup-tutupi oleh yang membenci sinar itu , ia tetap bercahaya. Damai dan sejahtera, sukacita akan mewarnai kehidupan kita dalam menjalani kehidupan ini.

Kadang kala orang mengatakan kejujuran itu menyakitkan, menghancurkan. Memang benar karena kejujuran itu akan menyakitkan orang yang selama ini menyembunyikan kejujuran itu, dan menghancurkan tembok-tembok penghalang bersinarnya kejujuran. Kegelapan akan sirna dengan terbitnya kembali sinar kejujuran dari setiap kita yang senantiasa mendambakan kejujuran itu. Dunia yang selama ini tertutupi oleh kegelapan ketidakjujuran akan bercahaya kembali.

Mari kita mulai dari diri kita, keluarga, lingkungan dimana kita berada untuk menempatkan kejujuran pada tempat yang tinggi agar dapat menyinari diri sendiri, keluarga dan lingkungan kita sehingga dengannya kita tetap sadar untuk terus memelihara ” Kejujuran ” ini.

ASI EKSKLUSIF

July 13th, 2008 by jope

ASI atau air susu ibu merupakan makanan bayi yang paling cocok untuk seorang bayi. Eksklusif berarti bayi hanya diberi ASI saja tanpa tambahan makanan atau minuman lain sampai usia 6 bulan. Banyak ibu-ibu dipedesaan dengan latar belakang pendidikan yang rendah memberikan makanan tambahakan kepada bayinya lebih cepat dengan alasan ASI kurang sehingga bayinya menangis terus. Maka untuk itulah DinKes Kab. Konawe Selatan bersama Puskesmas Tinanggea menyelenggarakan FGD ( Focus Group Discussion) tentang ASI Eksklusif selama sehari penuh pada tanggal 10 Juli 2008 yang lalu. Adapun peserta diskusi antara lain Ibu hamil, Ibu Menyusui, Dukun beranak, Tokoh masyarakat, Kader Posyandu dengan nara sumber dari Dinas Kesehatan Kab. Konawe Selatan bersama dengan Puskesmas Tinanggea. Dengan diskusi kelompok ini diharapkan para peserta lebih memahami manfaat pemberian ASI secara dini dan Eksklusif sehingga dapat diterapkan untuk diri sendiri maupun nantinya dapat menjadi penyambung informasi kepada warga masyarakat yang lain terutama lebih khusus kepada ibu-ibu hamil yang lainnya. Kegiatan dapat terlaksana dengan dana bersumber dari APBD Kab. Konawe Selatan Tahun anggaran 2008.

Selamat Datang di dagdigdug

July 13th, 2008 by jope

Selamat Datang di dagdigdug.com. Ini posting pertamamu , Ekspresikan perasaanmu. Ngebloglah sekarang juga !